Kemajuan bangsa dipengaruhi oleh
ahlaq setiap umat. Semakin ahlaqnya berkurang semakin pula bangsa akan
mengalami keterpurukan, contohnya korupsi. Menurut bahasa atau harfiah
pemikiran sendiri, ahlaq yang baik adalah suatu tindakan,moral,etika dalam
menyesuaikan kondisi mana yang dibenarkan dan mana yang disalahkan. Contoh dalam
tempat surau (tempat ngaji ), anak pesantren yang bergurau bukan pada
tempatnya. Disinilah adanya suatu keganjalan jikalau anak pesantren tingkahnya
begini, bagaimana nanti dewasanya ( sosok pribadi yang mempunyai harga diri
yang akan di contoh pada generasi berikutnya) ?. Hal seperti ini, perlunya
bimbingan ahlaq menjadi ahlaqul karimah.
Adapun langkah – langkah yang
dilaluinya untuk menjadi sosok pribadi yang bakal mempunyai titel dalam
melaksanakan / mengembangkan / memajukan bangsa menurut versi pemikiran sendiri :
1. Keagamaan
bagi setiap individual
2. Kemasyarakatan
menuju kemajuan berbangsa dan bernegara
Dari 2 langkah tersebut mempunyai keterkaitan / arti berkesinambungan dalam menuju bangsa
yang maju.
Keagamaan bagi setiap
individual
Bagaimana
kita mengembangkan ahlaq secara keagamaan?.
Dari pertanyaan tersebut munculnya suatu sistem pengambilan keputusan
alias kesimpulan berdasarkan versi AnaLogis (Analisis secara Logis ). Adapun
pengembangan ahlaq tersebut adalah :
- Ibadah
Ibadah mempunyai 2
arti yaitu ibadah secara sempit dan ibadah secara luas.Ibadah secara sempit
seperti sholat yang harus dikerjakan / wajib bagi setiap umat, siraman rohani
(mendengarkan ceramah keagamaan), dan lain-lain.
Sedangkan ibadah
secara luas adalah suatu ilmu keagamaan yang sifatnya melakukan dan bermanfaat
bagi setiap umat. Contoh : dakwah, beramal (sodaqah,infaq,zakat) , dan lain –
lain.
- Aturan
kehidupan
Aturan kehidupan
mengandung arti segala kegiatan / tindakan dalam kehidupan sehari - hari dimana
setiap gerakan mempunyai aturan secara agama. Contohnya, dunia kerja (korupsi
tidak dibenarkan, bolos tidak di benarkan, dll), dunia keluarga (hormat kepada
orang tua, patuh, dll), dunia masyarakat (cara menanggapi suatu pendapat,
hormat kepada sesamanya).
Tujuan pengembangan ahlaq tak lain untuk mendidik mental
yang kuat, imtaq sehingga tercapainya suatu kekuatan moral dalam membaur dengan
masyarakat sekitarnya.
Kemasyarakatan
menuju kemajuan berbangsa dan bernegara
Disini,
seluruh umat manusia tidak hidup sendiri – sendiri melainkan hidup saling
berdampingan / tolong menolong / saling melengkapi / saling membantu / baur membaur. Hal ini berarti, secara tidak
langsung setiap umat hidup bermasyarakat. Di dalam masyarakat, tidak semua umat
mempunyai tujuan yang sama dimana nantinya setiap orang akan menemukan mana
yang benar dan mana yang salah. Dari sinilah ditemukan suatu kesimpulan bahwa
di dalam kehidupan masyarakat ada suatu titik kebenaran dan titik kesalahan
dimana titik – titik tersebut yang akan mengalami kemajuan / kekurangan bangsa.
Dengan mempunyai ahlaq mulia secara pribadi tentunya dapat menentukan kemajuan
bangsa di dalam suatu wadah masyarakat.
(read more ...)